Cara Sablon: Membuat/ Afdruk Screen Sablon

Sebelum mulai menyablon lagkah awal yang perlu dipersiapkan adalah membuat atau mengafdruk screen s... thumbnail 1 summary

Sebelum mulai menyablon lagkah awal yang perlu dipersiapkan adalah membuat atau mengafdruk screen sablon, dalam tutorial berikut akan dijelaskan bagaimana mengafdruk screen sablon dengan baik yang disertai foto pendukung untuk memperjelas pembelajaran.
Dalam percobaan ini alat screen yang digunakan adalah jenis T-61 yang umumnya digunakan untuk menyablon kaos. Berikut ini beberapa alat dan bahan yang digunakan:
  1. Screen Sablon
  2. Obat Afdruk (Misalnya: PhotoXol, Bremol, dll.)
  3. Alat Perata (Misalnya: Kartu ATM bekas, Kartu nama mika, dll.)
  4. Print out desain
  5. Kipas angin / Hair dryer
  6. Plester
  7. Lampu TL
  8. Kaca 
  9. Air
  10. Busa
  11. Alat Penyemprot
alat dan bahan sablon
Alat dan bahan untuk screen sablon
obat afdruk screen sablon
Pencampuran bahan afdruk dan sensitizer
Pertama, campurkan obat afdruk screen emulsion dan sensitizer bawaannya (biasanya produsen obat afdruk sudah menyertakan sensitizer), aduk hingga tercampur dengan baik. Campurkan seperlunya pada wadah tersendiri, pada tahap pencampuran ini untuk pemula biasanya masih ragu dalam penakaran sensitizer (takut terlalu banyak atau terlalu sedikit), jika sensitizer terlalu sedikit kemungkinan screen akan mudah rusak saat penyemprotan atau jika terlalu banyak sensitizer bisa jadi screen sulit berlubang waktu disemprot. Nah, para ahli sablon yang terbiasa biasanya menggunakan feeling berdasarkan pengalaman, bagi pemula cobalah melakukan penakaran sendiri dan itu akan menjadi pengalaman yang berguna untuk proses selanjutnya :)
meratakan screen emulsion
Meratakan obat afdruk / screen emulsion
meratakan screen emulsion
Bagian belakang screen sablon
meratakan obat afdruk sablon
Bagian depan screen sablon
Seteleh tercampur dengan baik tuangkan pada screen sablon, dan ratakan dengan alat perata. Dalam meratakan screen emulsion ini lakukan secara vertikal dan horisontal pada bagian depan dan belakang secara berulang hingga obat afdruk menempel rata dengan baik.

Setelah rata keringkan dengan kipas angin atau hairdryer, dalam pengeringan lakukan di lokasi yang minim cahaya lampu atau matahari karena obat afdruk yang telah tercampur dengan sensitizer mempunyai sifat mengeras apabila terkena cahaya.
pengeringan screen sablon
Pengeringan screen dengan kipas angin
penempelan-kertas-desain-pada-screen
Penempelan kertas desain pada screen sablon
Pengeringan dengan kipas bisa dilakukan sekitar 10 menit, pastikan obat sablon kering secara merata. Kemudian pasang kertas print out desain yang akan digunakan, posisikan desain dengan baik dan plester pada bagian ujung agar tidak berubah posisinya. Ingat penempelan di bagian depan screen posisikan kertas desain secara terbalik, lihat gambar.

Setelah kertas desain diposisikan dengan baik pada screen lakukan langkah-langkah persiapan penyinaran. Siapkan 2 lampu TL di bawah kaca dengan jarak kurang lebih 10 cm, kaca bisa disangga dengan kardus atau kayu atau bila memungkinkan buatlah meja untuk penyinaran.
Bagian belakang screen tutuplah dengan busa atau bahan lain yang lunak dan rata, letakkan screen pada kaca dan sebaiknya tindih bagian bisa dengan pemberat agar screen menempel rata pada kaca.
peletakkan-screen-sablon-di-meja-penyinaran
Peletakkan screen pada meja penyinaran
penyinaran-screen-tanpak-dari-atas
Penyinaran screen tampak dari atas
penyinaran screen tampak dari bawah
Penyinaran screen tampak dari bawah
Penyinaran dengan lampu dilakukan selama kurang lebih 3 menit. Setelah penyinaran dilakukan lepas kertas desain kemudian cuci dengan air. Apabila tahap demi tahap di atas dilakukan dengan baik maka saat screen dicuci akan tampak corak gambar desain dan membentuk lubang sesuai pola desain, lanjutkan dengan menyemprot pada bagian lubang desain dengan menggunakan alat semprot air.


Saat menyemprot gunakan tekanan sesuai kebutuhan agar hasilnya baik. Setelah selesai menyemprot kemudian jemur di bawah sinar matahari. Jika perlu lapisi screen dengan cairan penguat.

Demikian cara menyablon dengan materi membuat atau mengafdruk screen sablon, semoga dapat menjadikan manfaat bagi pembaca yang sedang belajar sablon.
Bila ada pertanyaan seputar materi di atas silahkan mengisikan komentar di bawah, kami usahakan merespon dengan cepat :)

UPDATE: Lihat Video 5 Menit Belajar Cara Membuat Film Sablon

Salam Sabloners!

By; BAMS (GK)

Sumber: Pemotretan di Rumah Sablon Klaten / Gading Kaos

96 komentar

  1. jadi obat afdruk+screen,nya itu belinya di toko besi/toko bngunan ada gak..,?
    kira2 harganya berapa obat afdruk dan screen nya.,.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Obat afdruk dan screen bisa dibeli di toko alat dan bahan sablon terdekat mas (SPS/Screen Printing Suplayer), harga obat afdruk botol kecil sekitar Rp.15rb, harga screen sekitar Rp.20rb (tergantung ukuran).

      Hapus
  2. mas , kalo pas nempel print out dioles minyak sayur dulu ato tidak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, print outnya kalau menggunakan kertas HVS biasa harus dioles minyak agar transparan. Minyak yang dipakai bisa minyak goreng, minyak petrolium, atau kalau saya sendiri biasa menggunakan minyak solar :)

      Hapus
  3. Kalo itu print nya pake print biasa pake canon gitu apa harus khusu ngeprin nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. BIsa menggunakan printer biasa (tinta cair) atau print laser (toner) mas... biasanya menggunakan print laser lebih bagus karena lebih pekat sehingga cahaya lampu saat penyinaran tidak tembus dan afdruk sablon jadi lebih mudah dan bagus...

      Hapus
  4. mas itu setelah penyemprotan knapa sisi yg ada tinta toner terlihat berlubang? dan yg tidak terdapat tinta toner tertutup? berarti swaktu penyinaran obat afdrux masuk kepori2 scern dan yg terdapat tinta tonner obat afdrux tdk masuk k pori2 ? bner ap tdk ? dan bisa d jelaskan lebh terperiinci guna pnyinaran?? mash bingun+awam. msal saya aplikasikan d pcb boad bs g?dan menggunakan tinta ap supaya sewaktu pelarutan tembga d pcb board tinta sablon tidak luntur trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah tujuan dari afdruk screen sablon mas, untuk melubangi screen sesuai pola desain yang dibuat.

      Kain screen kondisi baru atau bersih (siap diafdruk) seratnya berlubang dan pada gambar Meratakan obat afdruk / screen emulsion itu screen ditutup rata dengan obat afdruk sehingga menutup pori-pori kain screen, nah.. saat dikeringkan jangan sampai terkena cahaya (baik cahaya matahari maupun cahaya lampu) karena sifat obat afdruk tersebut jika terkana cahaya akan mengeras, itulah mengapa pengeringan dilakukan di tempat gelap...

      Jika sudah kering selanjutnya dilakukan penyinaran yang mana disitu diletakkan kertas desain yang akan dibuat (gambar: Penempelan kertas desain pada screen sablon), kertas tersebut adalah kertas HVS biasa yang diolesi dengan minyak agar bagian kertas putih menjadi transparan (bisa minyak goreng, solar, dll)

      Setelah kertas desain ditempelkan pada screen dilakukan penyinaran dengan lampu atau sinar matahari, fungsinya agar obat afdruk yang terpapar cahaya menjadi keras dan kuat sedangkan pada gambar desain pada kertas cahaya tidak dapat menembus sehingga obat afdruk akan mudah rontok saat dicelup air dan disemprot setelah penyinaran...

      Semoga membantu :)

      Hapus
  5. nuwunsewu, nderek ngansu kaweruh kangmas, obat pa pak yg bagus untuk digunakan, semisal seperti yg bapak contohkan, kemarin saya nyoba membuat film, menggunakan poto*ol, dan saat penyemprotan memakan waktu 2-3jam pak, itu tidak effisien, dan apakah setelah selesai penyemprotan masih ada proses lagi seperti pelapisan film screen?
    apakah screen awet terhadap gesekan rakel, kain, air?
    maturnuwun pak, bila berkenan mohon pencerahan pak di damara_dac@yahoo.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Obat afdruk tiap merek mempunyai karakter yang berbeda-beda mas, sy biasa menggunakan Brem*l...

      Penyemprotan sampai berjam-jam mungkin karena penyinaran terlalu lama mas atau pencampuran sensitizer pada obat afdruk kebanyakan, nah... maka dari itu diperlukan pengalaman dari tiap2 karakter produk obat afdruk...

      Tips:
      1. Setelah penyinaran langsung siram dengan air bagian depan dan belakang mas, usahakan jangan banyak terpapar cahaya. Saya sendiri biasanya menyemprot afdruk di dalam kamar mandi yang tertutup sehingga tidak banyak cahaya masuk, baru penyempurnaannya di luar ruangan tidak masalah...

      2. Setelah disiram air sisi depan dan belakang coba gosok dengan busa secara perlahan mas, sisi depan dan belakang terutama pada bagian desain, busa yang dimaksud bisa menggunakan busa buat nyuci piring itu :D
      biasanya pola akan terbentuk, siram secukupnya dan seprot seperlunya...

      Hapus
    2. Oiya setelah penyemprotan lakukan pengeringan, sangat bagus jika dikeringkan di bawah sinar matahari...

      Agar hasil afdruk sablon kuat dan awet saya biasa mengoleskan cairan katalis pada screen setelah pengeringan :)

      Hapus
  6. Mas kalo penyinaran menggunakan sinar matahari mulai jam berapa sinar matahari sudah bisa dimanfaatkan..terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk penyinaran dengan sinar matahari baiknya antara jam 10 sd jam 2 siang mas... untuk waktu penyinaran menyesuaikan keadaan sinar matahari, biasanya sekitar 10 detik..

      Hapus
  7. untuk pengolesan hardener setelah pola di bentuk di screen gimana? apakah pake kuas atau pakai semprotan juga bisa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengolesan saya biasa menggunakan kapas mas, karena kapas mempunyai daya resap yang bagus dan tekstur yang lembut :)

      Hapus
  8. cairan penguat screen nama.y apa dan berapa harga.y ?

    klo cuma buat nyoba 1kaos apa di butuhkan penguat screen ?

    trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penguat screen bisa menggunakan cairan katalis mas, untuk penyablonan 1 kaos saja bisa juga dilakukan tanpa memberikan penguat screen. Karena penguat screen lebih umum digunakan untuk sablon jumlah banyak agar afdrukan tidak mudah rontoh apabila dilakukan pencucian untuk digunakan lagi...

      Hapus
  9. Mas mau tanya.. setelah saya selesai afdruk dan screen sudah terlihat berlubang, tapi begitu saya sablon dengan tinta sablon tidak tembus ke kaos mas. itu kenapa ya? apa ada campuran khusus buat cat sablonnya? Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal seperti ini memang kadang terjadi saat afdruk film sablon mas. Setelah selesai afdruk coba cuci kebali screen secara merata pada permuhaan screen bagian depan dan belakang untuk menghilangkan campuran sensitizer yg larut saat melubangi screen afdruk.

      cara kedua, jika screen yg diafdruk sudah terlanjur kering, cuci kembali screen dengan sablun colek, gosok2 bagian yang "berpelangi" tersebut dengan busa, lalu bersihkan kembali dengan air...

      Hapus
  10. gan kalo obat super X itu untuk campuran apa ya..???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Super X adalah salah satu merk emulsi sablon atau obat afdruk mas, seperti Photoxol, Bizol Tex, Bremol. dll.

      Hapus
  11. mas jika pola menggunakan kertas biasa yang nantinya di lumuri minyak goreng akan sama halnya dengan kertas film yang tipis tidak

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa mas menggunakan kertas biasa kemudian dilumuri dengan minyak, bisa minyak goreng, minyak solar, dll.

      Hapus
  12. Mas, cara memberikan katalis pada screen g mana yaa ? Mohon jawaban nya mas . matur nuwun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katalis merupakan sebuah cairan penguat screen, penggunaannya dengan cara mengoleskan cairan katalis merata (bisa menggunakan kapas) pada permukaan screen sablon yang sudah dikeringkan setelah selesei afdruk, setelah dioles cairan katalis keringkan kembali dan jika sudah kering screen sablon siap digunakan...

      Hapus
  13. Kira kira untuk ukuran screen yang bagus untuk kaos ukuran berapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika yang dimaksud adalah ukuran Tick maka jenis screen yang sering dipakai untuk sablon kaos adalah T61 dan atau disesuaikan dengan kebutuhan dan tinta jang dipakai...
      Lebih jelasnya bisa dibaca pada:
      Mengenal Jenis Kain Screen pada Sablon Manual

      Hapus
  14. mas kenapa screen mudah rusak pada saat menyablon, padahal sudah diberi obat penguat screen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal ini sering saya alami dulu waktu awal2 di sablon mas, berdasarkan pengalaman saya hal pertama yang sering terjadi karena obat penguat screen kualitasnya kurang baik, pastikan menggunakan obat penguat screen yang bagus. Kedua, untuk pengeringan screen yang baik adalah dibawah sinar matahari karena screen akan menjadi lebih kuat.

      Hapus
  15. Mas kalau pakai lampu 20 watt 2 buah berapa jarak lampu dengan screen dan berapa lama penyinaran agar hasilnya sempurna?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk mendekati hasil sempurna harus dicoba dulu mas dengan waktu-waktu tertentu. Semakin jauh jarak antara lampu dengan screen maka waktu yang dubutuhkan untuk penyinaran afdruk juga lebih lama.
      Saya cuma bisa memperkirakan untuk 2 x 20 watt dengan jarak lampu dan screen +-12 cm waktu penyinaran sekitar 3 menit.

      Hapus
  16. Ms tinta ruber yg bagus ap ms pk cmpuran binder g?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak merek tinta rubber di pasaran mas, tinta rubber yang bagus umumnya harga di pasaran lebih tinggian. Penggiat sablon umumnya mempunyai selera masing-masing dalam memilih tinta sablon. Bagus menurut sablonners A belum tentu bagus menurut sablonners B dan begitu jg sebaliknya.

      Banyak tinta bagus di pasaran, saran saya silahkan mencoba tinta-tinta rubber yang ada di sekitar mas, pilih yang mas sukai, maaf belum bisa menyebutkan merk, :)

      Campuran binder digunakan seperlunya, binder jg ada jenis-jenisnya, misal binder pengencer, binder pelentur/penguat rubber, dan sebagainya. Saya sendiri sering mencampurkan sedikit binder untuk memperkuat daya rekat pigment/pewarna dengan tinta rubber.

      Semoga bermanfaat :)

      Hapus
  17. Mas ini baik sekali mau bagi ilmu gratis, mudahan dpt pahala mas, dan usaha makin lancar

    BalasHapus
    Balasan
    1. aaamiiinn, terima kasih mas, semoga bermanfaat :)

      Hapus
  18. mksih mas,,,informasi ini sangat bermanfaat untuk kita semua..

    BalasHapus
  19. misi gan mau tanya, waktu penyemprotan air kok bagian yg seharusnya tidak ikut luntur malah ikut luntur itu knpa ya gan? pdhal sdh mengikuti langkah2 di atas dgn benar,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal demikian paling sering disebabkan 2 faktor mas,
      pertama waktu penyinaran kurang lama, nah waktu penyinaran ditentukan oleh intensitas cahaya dan jarak antara lampu dengan screen, semakin jauh jarak lampu dengan screen maka waktu penyinaran semakin lama..
      kedua, kurangnya campuran sensitizer.. semakin sedikit cairan sensitizer semakin lama juga penyinarannya...

      Hapus
  20. Mas sya mau tanya untung mengetahui tinta di screen benar2 kering itu ada ciri2 tersendiri gak mas... Terima kasih..

    BalasHapus
  21. Maaf bisa lebih dijelaskan maksud pertanyaannya mas?

    Tinta dalam artian kami adalah bahan tinta atau pasta (misal rubber) yang akan disablonkan pada kaos. Sedangkan screen adalah alat cetak untuk menyablonkan tinta/pasta pada kaos.

    Jika pertanyaannya adalah "untuk mengetahui tinta di screen benar-benar kering" mungkin jawaban yang memenuhi adalah jika tinta berupa rubber jika sudah sulit dibersihkan dengan air.

    Tapi jika maksud pertanyaannya "Untuk mengetahui tinta yang sudah disablonkan pada kaos benar-benar kering" barangkali jabaran dari kami berikut dapat membantu.

    Pertama, kenali tinta yang digunakan, apakah jenis rubber atau plastisol.

    Jika menggunakan tinta rubber, tinta rubber mudah kering hanya dengan menggunakan alat pengering hotgun, akan tetapi jauh lebih maksimal bila dipress lagi dengan heat press.

    Jika menggunakan tinta plastisol, tinta jenis plastisol merupakan tinta yang sulit kering. Alat yang mumpuni untuk mengeringkan tinta plastisol seperti curing.

    Peralatan-peralatan sablon bisa didapatkan di Sablon Biz

    BalasHapus
  22. Sngt inspiratif,&brmanfaat bngt,smga brmnfaat buat smua,&sya kedpannya,Amiin..

    BalasHapus
  23. Alhamdulillah
    nemu guru tanpa tanda jasa...

    BalasHapus
  24. Admin bagus, selalu menjawab pertanyaan

    BalasHapus
  25. Terima kasih mas, semoga Sablon Info ini dapat bermanfaat :)

    BalasHapus
  26. salut saya sama admin nya,menjawab semua koment, info ini sangat jelas dan bermanfaat,semoga admin sukses selalu

    BalasHapus
  27. aaammmiiinn, terima kasih mas, semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  28. semoga ALLAH SWT slalu menyertai Gading Kaos slamanya.aamiin

    BalasHapus
  29. Aaaamiiin, terima kasih atas do'anya mas :)

    BalasHapus
  30. Mau nanya mas, setelah sy melakukan penyinaran terus sy siram dengan air terus sy semprot tapi yg bukan bagian desain ikut terkupas juga. Kira2 apa yg salah mas? Apa gara2 minyak goreng yg saya oleskan ke kertas hvs? Terima kasih

    BalasHapus
  31. Beberapa penyebab kemungkinan sebagai berikut:
    - pencampuran cairan sensitizer kurang banyak, solusi: tambahkan cairan sensitizer secukupnya.
    - penyinaran kurang lama, tambah waktu penyinaran saat afdruk.. dengan lampu biasanya 3 - 5 menit, dengan sinar matahari siang sekitar 12 detik.
    semoga membantu...

    BalasHapus
  32. siang gan mau tanya untuk sablon raster paki tinta whater base ,pada saat afdruk sccren apakah obat afdruknya sama dengan obat afdruk biasa..trimaksih

    BalasHapus
  33. Untuk obat afdruk sama mas...

    BalasHapus
  34. Untuk buat meja afdruk bagusan neon putih atau neon UV warna ungu? terima kasih.

    BalasHapus
  35. Alhamdulillah..nemuin guru niw.matur suhun suhu..smg usaha lancar dan suksess

    BalasHapus
  36. @Agus, semua bagus mas... kalau ada anggaran lebih bisa pakai neon UV.

    @Dwi, terima kasih kembali... semoga bermanfaat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo menggunakan lampu pijar, berapa lama waktu penyinaran jika jarak lampu ke screen 15cm?? Dan lebih bagus menggunakan lampu pijar atau lampu TL mas??? Mohon dijawab. Makasih

      Hapus
    2. Lebih disarankan menggunakan lampu TL mas, karena cahaya lebih merata menurut saya. Jika lampu TL 4 buah dengan jarak 15 cm dengan screen yang diafdruk, perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk penyinaran antara 5 sd 10 menit. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah banyaknya sensitizer, apabila semakin banyak sensitizer waktu penyinaran semakin singkat dan sebaliknya.

      Hapus
  37. Subhanallah, ilmu yang bermanfaat
    Semoga Gading kaos sukses selalu mas
    Terimakasih ilmunya mas

    BalasHapus
  38. Aaamiiinnn, terima kasih mas Bani.. semoga bermanfaat...

    BalasHapus
  39. Gan saya masih pemula
    Tinta rubber yang saya gunakan kok gmpang mampat ya di screen itu gimana solusinya, agar tidak gmpang mampat? Apa terlalu bnyak pemberian pigmen berpengaruh
    Terus kalau sudah mampat gimana ngebersihinnya ketika screen masih dgunakan menyablon?
    *saya pakai tinta rubber merk unita
    TERIMAKASIH

    BalasHapus
  40. Tinta rubber waterbase umumnya memang cepat kering dalam udara terbuka mas, namun tiap merk mungkin mempunyai tingkatan pengeringan yang berbeda, ada yang cepat sekali kering, ada yang lebih lama keringnya.

    Salah satu cara yang banyak digunakan oleh sablonner adalah dengan sedikit mengencerkan tinta, bisa menggunakan binder pengencer, atau bahkan ada yang menggunakan air biasa.

    Apabila screen mampet saat digunakan untuk menyablon bisa dibersihkan dengan cara mengelap (sedikit menggosok) bagian yang mampet dengan busa basah pada kedua sisi (depan dan belakang).

    Semoga membantu...

    BalasHapus
  41. Min, itu kalau screennya yang sudah ada afdruknya terkena sinar matahari lalu mengeras apakah bisa dibersihkan? Kalau bisa pakai apa?

    BalasHapus
  42. Assalaamu'alaikum mas, numpang tanyak. Apakah ad teknik tersendiri untuk memfilmkan screen buat gambar wajah tokoh. Contoh gambar tokoh soekarno yg hitam putih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr. wb.
      Film screen pada dasarnya sama mas, ada beberapa faktor yang harus dipenuhi agar hasil afdruk bagus, misalnya: hasil print out screen baik (bisa dengan print laser), penyinaran yang cukup, penyemprotan afdruk yang merata (ada yang didukung dengan peralatan seperti spray gun dll).

      Hapus
  43. Saya juga ikut mendo'akan agar Gading Kaos / Admin "sablon.info" selalu dilapangkan rizqinya. Aamiiin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiinn... Terima kasih Bpk Sudiya atas do'anya :)

      Hapus
  44. makasih mas infonya saya masih nabung buat beli alat2nya pengen belajar sablon. mudah2an rezeki mas lancar aamiin,

    BalasHapus
  45. Ilmu yang sangat bermanfaat,semoga yang memberi ilmu gratis ini dilancarkan segala urusan nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. aaamiinnn, terima kasih atas do'anya mas Afdal...

      Hapus
  46. wah jadi minat sablon,,ilmu nya bermanfaat sekali mas,,,SUKSES selalu mas..

    BalasHapus
  47. mas?!! untuk kain screen di mana bisa kita dapat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dibeli di toko sablon terdekat mas, atau bisa dibeli secara online di Sablon.Biz

      Hapus
  48. Maaf mz,numpang tanya..
    saat sy affdruk kok obatnya pekat banget ya?kl biar agak encer gitu bisa gak?dicampur apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa disebutkan merk obat afdruknya mas? Umumnya obat afdruk yang ada di pasaran mempunyai kekentalan yang hampir sama. Apakah sudah diberikan sensitizer?

      Hapus
  49. Makasih mas infonya sangat menarik. saya sendiri fokus di sablon plastik aja.

    BalasHapus
  50. Assalamualaikum. mau tanya!saya buat screen sablon dengan sinar matahari selama 10 detik. hasilnya Film tidak mau berlubang ketika di semprot.mohon pencerahannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam...
      Ada beberapa faktor yang menyebabkan screen sulit berlubang mas,
      1. Film hasil print out kurang hitam pekat, hal ini menyebabkan sinar matahari dapat tembus sehingga obat afdruk turut mengeras pada bagian desain.
      2. Campuran sensitizer terlalu banyak, semakin banyak campuran sensitizer maka obat afdruk akan semakin sensitif terhadap cahaya, gunakan campuran secukupnya.
      3. Screen yang sudah dioles obat afdruk terlalu banyak terpapar cahaya sebelum di afdruk sehingga afdrukan mengeras dahulu sebelum diafdruk.
      Semoga bermanfaat...

      Hapus
  51. Assalaamu'alaykum..
    Mas, kalau screen belum di kasih obat,apa boleh terkena cahaya?
    Kalau proses peng-afdrukan dilakukan di ruangan biasa (seperti kamar) yang tidak terlalu kedap cahaya apakah bisa berhasil?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr. wb.
      Screen yang belum dikasih obat emulsi tidak masalah bila terkena cahaya mas, karena bagian yang peka cahaya adalah obat emulsinya tersebut.
      Bisa juga mas proses afdruk dilakukan di kamar biasa asalkan screen yang sudah dioleskan emulsi tidak lama-lama terpapar cahaya selain cahaya pengafdrukan, bagian yang tidak boleh terlalu terkena cahaya adalah saat pengeringan setelah dioleskan obat emulsi atau obat afdruk... (obat emulsi yang sudah dioleskan perlu dikeringkan dulu sebelum proses penyinaran afdruk, gunakan ruangan atau bikin tempat khusus yang minim cahaya untuk pengeringan ini, manfaatkan kipas angin untuk mempercepat pengeringan)
      Semoga bermanfaat...

      Hapus
  52. mas misalkan saya mau nyablon kaos oblong polosan nih. pertanyaannya 1.ukuran screen yg cocok apa?, 2.jenis obat afdruknya apa?, 3.sensitizernya yg apa?, 4.tinta yg dipakai jenis apa kalau kaosnya berwarna dasar terang?, 5.kalau kaosnya bewarna dasar gelap pakai tinta yg jenis apa?, 6.campuran untuk tintanya apa?, 7.tipe rakelnya yg apa?..... mohon dijawab ya mas, maaf terlalu banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Penjelasannya mungkin cukup panjang mas jika belum menguasai teknik sablon, sebagai solusi mungkin mas Hilqim bisa membaca halaman berikut:
      http://www.sablon.info/2015/09/harga-alat-alat-sablon-kaos-manual.html

      Hapus
  53. mas minta tipsnya agar hasil afdrukan ini bs dpakai berkali2 untk bnyk kaos,,, misalnya apakah tiap dpakai sekali dibersihkan dulu gtu screennya atau gimana gtu?? thanks semoga mjd pahala buat mas,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal tersebut sudah biasa dilakukan oleh para penggiat sablon mas termasuk saya, caranya...
      Selesai mengafdruk screen oleskan penguat screen, misalkan cairan katalis dan tunggu hingga kering sebelum digunakan,
      Saat screen selesai digunakan langsung cuci bersih dengan air, jangan ditunggu2, tiriskan dan atau keringkan kembali untuk dipakai lain waktu... semoga membantu..

      Hapus
  54. mas permisi mau tanya kalo desain print outnya itu banyak lengukngannya la saya baru awam coba itu setelah saya semprot air di bagian lengkungan agak ga rata/ tidak sempurna itu kenapa ya mas? mohon bantuanya terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah print out filmnya mas, apakah hasil printnya baik atau tidak, saran saya gunakan printer laser untuk print out desainnya... semoga membantu...

      Hapus
  55. mas, ikut nanya juga mas malum lg belajar, kalau untuk cetak film sparasi,bagusnya pakai media apa ya mas, pakai kertas hvs,atau palstik film, klu plastik film print nya pakai apa ya mas,obat afdruknya pakai merek apa ?, mohon pencerahannya mas, terim kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pakai kertas HVS juga sudah bagus mas (dengan dilumuri minyak), atau menggunakan kertas kalkir juga bagus (tapi biaya agak tinggian). Untuk film yang diprint pada media plastik saya belum pernah mas jadi belum bisa menjelaskan lebih detail.
      Obat afdruk banyak di pasaran dan bagus2 mas... kl saya sendiri pakai Bizxol Tex.

      Hapus
  56. Mas mohon pencerahannya,untuk proses afdruk sebaiknya menggunakan lampu uv atau lampu biasa(putih) ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik lampu TL maupun lampu UV semua bagus mas, tinggal bagaimana mengimplementasikannya... Jarak lampu dengan screen saat menyinaran akan berpengaruh pada lamanya waktu penyinaran. semoga bermanfaat...

      Hapus
  57. mas berapa jarak antara lampu degan kacanya???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setiap sablonner mempunyai selera masing-masing pada jarak lampu dengan kaca mas, semakin jauh jarak antara lampu dengan kaca maka waktu penyinaran juga semakin lama. Saya sendiri menggunakan jarak anatara 12cm sd 15 cm dengan lama penyinaran sekitar 5 menit. semoga membantu..

      Hapus