Plastisol – Tinta Sablon Bandel yang Tidak Mudah Mampet di Cetakan

Tinta plastisol merupakan salah satu jenis tinta yang pastinya sabloners sudah sering dengar atau m... thumbnail 1 summary

Tinta plastisol merupakan salah satu jenis tinta yang pastinya sabloners sudah sering dengar atau mungkin pernah pakai sebelumnya. Tinta Plastisol memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh varian tinta sablon lainya yaitu sifatnya yang Bandel (tidak mudah kering di screen)  dan sangat cocok di aplikasikan untuk design yang detail berupa dot-dot kecil serta raster kecil.


Mengapa Tinta plastisol tidak mudah kering? Karena Tinta plastisol berbahan dasar PVC sehingga tinta plastisol tidak akan kering apabila tidak dikeringkan dengan energi panas.

Plastisol sendiri tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk kelebihan dari tinta plastisol adalah memiliki daya tutup tinta yang bagus, daya rekat tinta yang kuat, tinta tidak akan mampet di cetakan, bisa untuk cetak hd dan penyimpanan tinta yang relatif mudah (ditutup tidak kering).
Tentunya tidak ada produk yang sempurna. Tinta Plastisol juga memiliki kelemahan yaitu hasil sablon tidak sehalus waterbase, kurang cocok untuk proses heat transfer, susah dikeringkan (apabila pengeringan alami dengan bantuan matahari), Pengering membutuhkan daya listrik yang besar, dan
Kain yang digunakan harus yang tahan panas.

Bahan yang disarankan untuk mencetak tinta plastisol adalah kain yang tahan panas. Umumnya Sabloners memakai kain katun dan hindari kain sintetik yang tidak tahan panas karena dapat meleleh.

Screen mesh yang digunakan tentu sangat fleksibel sekali. Karena Tinta Plastisol bisa untuk mencetak sablon design block (T36-T61) dan design Raster (T77-T120) hal ini disesuaikan dengan selera dan design yang sabloners kerjakan.

Untuk Finishing sudah pasti harus menggunakan peralatan pengering seperti Hotgun (Harus yang memiliki daya panas yang tinggi), Oven, Curing, ataupun Hotpress. Apapun yang dipakai tidak masalah, yang terpenting alat tersebut memiliki panas yang cukup untuk mengeringkan tinta plastisol.
Hasil cuci tinta sablon plastisol relatif lebih kuat dibanding hasil sablon dari tinta waterbase

Tinta plastisol umumnya banyak dipakai oleh sabloners:
  1. Memiliki peralatan pengering seperti Oven, Curing, Hotpress
  2. Tidak suka dengan sifat waterbase yang mudah mampet
  3. Mengiginkan hasil sablon yang terang di bahan gelap
  4. Cocok untuk di aplikasikan di mesin sablon otomatis (karena sifatnya yang tidak mudah kering)
Kesimpulan dari artikel ini adalah kita sebagai sabloners harus lebih selektif dalam memilih tinta mana yang kita perlukan untuk keperluan produksi. Karena setiap tinta mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kita harus bisa mengkreasikan nya sehingga menjadi hasil sablon yang berkualitas. Plastisol merupakan pilihan yang tepat apabila Sabloners menggunakan mesin sablon otomatis dan memiliki pengering berdaya panas tinggi. Tetapi tidak ada salahnya Sabloners menggunakannya tanpa itu semua. Karena hasil dan kualitas yang terbaik diciptakan melalui kreativitas kita. Selamat berkarya, semoga informasi ini dapat bermanfaat dan Salam gesut

Sumber: CHARLIESPS

16 komentar

  1. berarti kalau pengeringan dengan menggunakan Hotgun bisa juga ya mas.,...

    BalasHapus
  2. Bisa mas, tapi harus benar2 kering.. lebih maksimal lg menggunakan curing :)

    BalasHapus
  3. Min misal ya plastisol di sablonkan di bahan jaket terry baby ,mudah rusak nggak hasil sablonannya?

    BalasHapus
  4. Saya sendiri belum pernah mencaoba menyablonkan pastisol ke bahan jaket terry babby mas, tp menurut saya tidak ada masalah dan akan kuat dan awet asalkan menggunakan tinta plastisol yang berkualitas, juga proses pengeringan dan finishing juga harus maksimal.
    Tambahan: untuk tinta plastisol jangan sampai kena setrika langsung, sebaiknya dibalik dahulu baru disetrika :)

    BalasHapus
  5. kalau dikeringin dengan Hotpress suhu 160 Drajat, bisa gk?

    BalasHapus
  6. Untuk plastisol pengeringan yang paling direkomenadsikan adalah curing mas, untuk pengeringan dengan hotpress bisa tapi hasil mungkin berbeda pada tiap merk tinta plastisol...

    BalasHapus
  7. Klo utk melunturkan tinta plastisol Pd kaos pke apa...?
    Misal trjadi ksalahn cetak.tlg d bantu.trims

    BalasHapus
  8. Cara melunturkan tinta plastisol pd kaos pake apa bila trjadi ksalahn sablon...?
    Tlg d bantu.trims

    BalasHapus
  9. Bisa dicoba dengan menggunakan minyak petroleum mas bila plastisol masih dalam keadaan basah.

    BalasHapus
  10. Misi mas, saya mau tanya.. Untuk pengeringan tinta plastisol dengan menggunakan curing gas itu kira2 brp lama ya, sampe keseluruhan tinta kering maksimal ? Mohom bantuannya mas , terimakasih :)

    BalasHapus
  11. Untuk pengeringan tinta plastisol memang perlu dilakukan dengan seksama mas, waktu pengeringan juga mesti disesuaikan berdasarkan uji coba terlebih dahulu. Beda merk tinta mungkin mempunyai waktu pengeringan yang berbeda pula. Umumnya pengeringan dengan curing hanya dilakukan dalam waktu beberapa detik saja.

    BalasHapus
  12. malem mas .. mau tanya .. untuk pengeringan tinta plastisol yang menggunakan hotpress itu tinta yang cocok merk apa .. waktu pengepresan berapa lama dan dalam suhu berapa ?? mohon pencerahan mas

    BalasHapus
  13. Gan masukannya dong, mending rubber atw plastisol?

    BalasHapus
  14. Jika pertanyaanya bagus mana antara rubber dan plastisol menurut saya baik rubber maupun plastisol masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan mas...

    Yang lebih bagus adalah yang lebih sesuai dengan kebutuhan kita, untuk lebih detailnya kami akan coba ulas lebih lengkap pada postingan blog Sablon Info.

    BalasHapus
  15. mas saya pakai plastisol kok pas nyablon sering muncul bintik'' atau berpori kenapa ya

    BalasHapus