Video 5 Menit Belajar Cara Membuat Film Sablon atau Afdruk Screen

Sebelumnya Sablon Info telah membahas tentang cara membuat film sablon atau afdruk screen yang ter... thumbnail 1 summary

Sebelumnya Sablon Info telah membahas tentang cara membuat film sablon atau afdruk screen yang tertuang pada halaman Cara Sablon: Membuat/ Afdruk Screen Sablon. Dalam ulasan tersebut penjelasan disertai dengan foto-foto penjelas sehingga pembaca bisa belajar dengan dibantu foto-foto peragaan mengafdruk screen sablon. Kali ini Sablon Info akan menyajikan tutorial cara membuat film sablon atau afdruk screen dalam bentuk video yang sudah diupload di Youtube.

Berikut Video Cara Membuat Film Sablon atau Afdruk Screen


Untuk keterangan penjelasnya silahkan membaca pada halaman berikut ini:
http://www.sablon.info/2013/11/cara-sablon-membuat-afdruk-screen-sablon.html



13 komentar

  1. pak, itu untuk obat afdruk merk apa dan, apakah setelah proses penyemprotan, screen bisa awet terhadap gesekan rakel, dan air? nderek kawruh pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Obat afdruk saya menggunakan Brem*l mas, setelah penyemprotan kemudian keringkan (pengeringan lebih bagus bila di bawah sinar matahari langsung), agar film afdruk kuat saya biasanya mengoleskan cairan katalis pada screen setelah dikeringkan. semoga bermanfaat :)

      Hapus
  2. Syaeful Akhyar6 Februari 2015 20.22

    beli obat afdruknya dimana bang ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Obat afdruk bisa dibeli di toko sablon atau SPS (Screen Printing Suplayer) mas...

      Hapus
  3. Videonya diperbanyak lagi ya mas seputar informasi sablon biar semakin menarik belajar cara sablon nya...

    BalasHapus
  4. Biasa nya beli film sablon di mna bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba cari di toko sablon terdekat di kota tempat tinggal mas...

      Hapus
  5. Mas Misal kita udh selesai meratakan obat afdruk dan sudah di keringkan..Apa screen bisa di diamkan dulu untuk beberapa jam atau langsung kita melakukan tempel film dan penyinaran.

    BalasHapus
  6. Bisa mas, asalkan tidak terpapar cahaya.. karena emulsion setelah kering peka terhadap cahaya. Akan tetapi lebih baik langsung di afdruk...

    BalasHapus
  7. Suwun mas ilmunya..Makin demen mantengin web ini.

    BalasHapus
  8. Terima kasih kembali mas, semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  9. Mas untuk desain yg di print out itu menggunakan jenis kertas hvs biasa atau apa mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menggunakan kertas HVS biasa mas, kemudian dioles dengan minyak agar transparan.. bisa juga menggunakan kertas kalkir...

      Hapus