Mengenal Karakter dan Jenis-jenis Tinta Rubber pada Sablon

Tinta Rubber atau karet merupakan salah satu tinta yang digunakan pada sablon kaos, tinta rubber ... thumbnail 1 summary

Tinta Rubber atau karet merupakan salah satu tinta yang digunakan pada sablon kaos, tinta rubber jenis yang banyak dipakai adalah waterbase atau larut dalam air. Terdapat banyak merk tinta rubber yang ada di pasaran seperti Matsui, Ant-Ink, LA, GK, dan lain sebagainya, umumnya tiap merk mengeluarkan 3 jenis yaitu putih, netral dan transparan.

1. Tinta Rubber Putih atau White
Seperti namanya rubber white atau putih, tinta ini mempunyai warna putih siap pakai yang digunakan untuk sablonan pada warna putih tanpa ditambah pigmen atau pewarna. Cocok untuk menyablon pada kain gelap atau sebagai dasaran untuk warna lain. Rubber white juga biasa digunakan untuk menghasilkan warna-warna muda dengan mencampurnya dengan pewarna atau pigmen.

2. Tinta Rubber Netral 
Rubber netral (menurut analisa penulis) merupakan perpaduan antara rubber transparan dan sedikit rubber white, komposisinya antara 80:20 atau mungkin berbeda-beda pada tiap-tiap merk. Rubber netral dicampur dengan pewarna untuk menghasilkan warna sesuai yang diinginkan baik warna terang maupun warna gelap. Cocok untuk menyablon kain warna terang maupun gelap.

3. Tinta Rubber Clear atau Transparan 
Rubber transparan merupakan rubber yang mempunyai karakter transparan, cocok untuk digunakan pada sablon sparasi (CMYK). Rubber transparan dicampur pewarna bagus untuk menyablon kain warna putih, akan tetapi untuk menyablon pada kain warna gelap baiknya kain diberi dasaran sablon putih agak warna sablon maksimal. Rubber transparan juga dapat digunakan untuk membuat kaos Glow in The Dark dengan mencampurnya dengan fosfor.

Pabrikan rubber dengan merk masing-masing umumnya mengeluarkan tiga jenis rubber di atas, sehingga dengan mengenal karakter tiap jenis rubber seperti yang telah dijelaskan di atas kita dapat memperoleh rubber sesuai kebutuhan sablon.

Semoga bermanfaat..

Oleh: Bams (Gading Kaos (GK) Klaten)

12 komentar

  1. maaf saya mau tanya ni saya pemula yang mau usaha kadang sablonan itu tidak kuat lama apasih rahasia agar sablon yang saya buat itu kuat campurannya apa ja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kekuatan sablon menurut saya pertama tergantung pada tinta yang dipakai mas, rubber yang kuat dan tahan lama biasanya harga di pasaran agak tinggi, nah alternatifnya agar mendapatkan hasil sablon kuat dan biaya ekonomis yaitu dengan mengoplos atau mencampur rubber murah dengan rubber yang bagus.

      Cara kedua agar sablonan awet dan kuat dengan mencampurkan cairan fixer sekitar 2%, saya sendiri jarang menggunakan fixer kecual untuk kebutuhan tertentu karena tinta ruber setelah dicampur dengan fixer biasanya kondisi masih bagus sekitar 4 jam, di atas 4 jam rubber yang sudah dicampur dengan fixer tidak direkoemdasikan untuk menyablon lagi...

      Ketiga terletak pada finishingnya, jika pengeringannya maksimal dengan di press dengan heatpress akan menghasilkan hasil sablon yang kuat..

      Untuk pengoplosan rubber mungkin bisa membaca pada halaman berikut:
      Tips Cara Mengoplos/ Mencampur Rubber untuk Tinta Sablon Kaos

      Hapus
    2. permisi mau nih yang dimaksud lem meja saat menyablon itu dijual di toko peralatan sablon nggak...? terus kalo ditoko nama lemnya apa...maklumlah sy baru pemula dlm dunia sablon...terimakasih

      Hapus
  2. Iya mas, lem meja sablon umumnya bisa didapatkan di toko peralatan sablon.. cb tanyakan ke penjual apakah ada lem meja sablon...

    BalasHapus
  3. Mas klo rubber transparan sama rubber clear beda atau sama ya?

    BalasHapus
  4. sama mas, clear = transparan

    BalasHapus
  5. Mas mau tanya gimna caranya mendapatkan warna hitam pekat

    BalasHapus
  6. Untuk mendapatkan warna hitam pekat pertama gunakan pigmen atau pewarna dengan kualitas baik mas,
    kedua kenali karakter tinta yang mau diwarnai, apakah jenis netral atau clear. Jika tinta jenis netral membutuhkan pigmen atau pewarna lebih banyak daripada tinta clear/bening, karena tinta netral merupakan kombinasi tinta clear/bening dan sedikit tinta putih. semoga membantu...

    BalasHapus
  7. Mas mau tanya nih, untuk pngaplikasian tinta ruber netral stlh dicampur dgn pigmen warna (kuning/merah) ke kain gelap,misal ( abu2/hitam/biru) apakah hrs didasari dlu? Misal pake dasaran itu pake rubber yg apa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinta rubber netral dicampur pigmen dapat langsung disablonkan pada kaos warna gelap dengan 3 kali timpa atau lebih, gesutan pertama sebagai dasaran, gesutan kedua biasanya hasil sablonan belum begitu terlihat cerah, gesutan ketiga umumnya baru terlihat baik.

      Namun bisa juga dengan memberikan dasaran atau underbase dengan tinta warna putih baru ditimpa dengan tinta warna. detailnya bisa dibaca di:
      http://www.sablon.info/2015/10/sablon-kain-hitam-apakah-harus-diblok-warna-putih.html

      Hapus
  8. Mas, mau nanya. Apakah pengaruh binder mempengaruhi kualitas sablon? Cobtohnya sablon pada baju menjadi lebih tahan lama dan sbb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pendapat saya, iya mas... binder yang kualitas bagus dapat meningkatkan kualitas tinta rubber. Binder dengan kualitas bagus apabila mengering akan menjadi seperti karet bening yang sangat lentur..

      Hapus