Tanya Jawab, Kenapa Obat Afdruk Screen Mudah Rontok?

Mencoba berkunjung ke sebuah group facebook bernama Sablon Kaos Solo, Sablon Info menemukan sebuah... thumbnail 1 summary

Mencoba berkunjung ke sebuah group facebook bernama Sablon Kaos Solo, Sablon Info menemukan sebuah tanya jawab yang menarik dari salah satu anggota group berikut kutipannya,

Pertanyaan: 
Angga Lunkga:
mau tanyak gan.....kmaren garap koas 50an gtu....ternyata dapet skitar 20 kaos 2x naek obat afdruknya udah da yang rontok....itu knpa ya gan....pa ada campuran lagi agar afdruknya kuat....tau cara gesutnya yang salah...

Balasan:
Kerry Kathon Afc: 
Kasih penguat film,,,katalis

Ppcp IndoPrint:
Ya betul yanv di katakan mas kerry, mungkin screen nya belum di beri penguat screen. Apalagi kalau untuk mengerjakan tinta waterbase screen tersebut rawan rontok karena kandungan air di dalam tinta itu membuat emulsi screen menjadi lunak

Dari tanya jawab di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa saat afdruk screen sudah jadi perlu dioleskan penguat agar afdrukan tidak mudah rontok. Seperti dijelaskan oleh sahabat Kerry Kathon Afc bahwa afdrukan film perlu diberi penguat cairan katalis, begitu juga dengan penjelasan sahabat Ppcp Indoprint yang menerangkan cukup jelas bahwa emulsi screen semakin melunak jika terkena kandungan air, sehingga perlu diberikan penguat screen. 

Ya, penguat screen memang sangat dibutuhkan untuk memperkuat emulsi screen agar tidak mudah rontok, apalagi dengan kebutuhan sablon dalam jumlah banyak, tanpa diberikan penguat screen maka afdrukan akan mudah rontok. Penguat screen yang banyak dipakai oleh sablonners adalah cairan katalis, lalu bagaimana cara penggunaannya?

Cara menggunakan cairan katalis sebagai penguat film sablon

Setelah afdruk film selesai kemudian dikeringkan, setelah kering oles merata pada permukaan screen dengan cairan katalis baik bagian depan maupun bagian belakang, setelah itu keringkan kembali. Pengeringan kembali bisa di bawah sinar matahari, diangin-anginkan atau dengan bantuan horgun. 

Demikian sedikit ulasan tentang mengatasi afdruk screen yang mudah rontok. Semoga bermanfaat :)


www.sablon.info
 

15 komentar

  1. Mas klo di kasih katalis secara merata dan di keringkan apa tidak menutupi screen yang sudah di adfdruk sehingga terjadi pemampetan pada screen?

    BalasHapus
  2. Katalis yang umum di pasaran berbentuk cairan seperti air mas, saat dioleskan pada screen akan menguap seperti air biasa.
    Pengolesan katalis JANGAN saat screen masih keadaan BASAH setelah afdruk, akan tetapi setelah afdruk dan sudah dikeringkan, baru kemudian dioles dengan katalis dan dikeringkan kembali.

    Adapun jika terjadi penyumbatan screen atau sering disebut terjadi "pelangi" setelah screen dioles katalis dan dikeringkan bisa ditangani dengan mencuci screen dengan sabun colek. semoga membantu.

    BalasHapus
  3. Terima kasih mas informasinya .Bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  4. mlm bos sy mau tanya bahan dan takaran untuk membuat emulsi obat afdruk sendiri ....mohon penjelasannya trims....

    BalasHapus
  5. Untuk takaran obat afdruk dan cairan emulsi kira-kira 10 : 1 mas. Atau disesuaikan dengan waktu dan jarak lampu menyinaran dengan screen nantinya. Semakin sedikit cairan emulsi maka semakin lama waktu penyinarannya.

    BalasHapus
  6. Biasanya kalo nanya yang jga toko sablon pada pelit ilmu , tetapi disini ilmu di bagikan secara gratis dan kalo ada pertanyaan langsung di jawab , ADMINYA KEREN , INDONESIA BUTUH ORANG YANG KAYA ADMIN INI , BIAR HOME INDUSTRI INDONESIA MENINGKAT , THANKS MIN

    BalasHapus
  7. Terima kasih mas Gusti, semoga bermanfaat... :)

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum mas. Setelah screen buat nyablon trus d cuci..kenapa masih ada cat yg mampet ya..dan sulit di bersihkan.dan kalo di paksa..malah screnn nya yg rontok..gimana ya solusi nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr. wb. Hal tersebut sudah menjadi hal biasa dalam kegiatan sablon dan bisa diatasi dengan memberikan cairan atau minyak M3. Caranya oleskan minyak M3 pada sisa tinta yang membandel, tunggu sekitar beberapa detik kemudian semprot dengan air, bila perlu gosok perlahan pada bagian yang dioles minyak M3. Semoga membantu...

      Hapus
  9. asalamualaikum mas,mau tanya dong..untuk pernandingam afdruk itu 10:1 maksudnya gimana ya?mana yg 10 dan mana yg 1?sama pengolesan obat penguat screen sbaiknya dilakukan setelah proses penyinaran atau sblm penyinaran ya?trimakasih mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam,
      Campuran obat afdruk untuk sablon sbb:
      Obat emulsi : sensitizer
      10 : 1
      atau 10 : 2
      dan atau disesuaikan dengan hasil ujicoba berdasarkan merk tertentu...

      Hapus
  10. assalamu'alaikum, mas mohon penjelasanya gimana ya cara setting register yang benar dengan frame presisi jika kita sablon banyak warna..?
    terima kasih mas sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr. wb.
      Untuk frame presisi cara setting bisa menggunakan salah satu papan sebagai mal/acuan. Pasang print out desain pada salah satu papan yang dijadikan mal tersebut, jangan dilepas sebelum proses sablon selesai.
      Jika hanya ada 1 frame presisi,
      Pasang screen A posisikan pada frame dengan mengacu pada mal kemudian lakukan penyablonan warna ke 1, lepas screen A dan pasang screen B posisikan dengan mengacu pada papan mal kemudian lakukan penyablonan warna ke 2 dan seterusnya...
      Semoga membantu...

      Hapus
  11. Assalammualaikum.
    mohon penjelasannya mas.
    Apakah cairan penguat ini bisa digunakan pada kaos yg aablon di media print DTG?
    mohon pencerahannya mas :) terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr. wb.
      Cairan penguat yang dimaksud di atas adalah untuk dioleskan pada screen mas, bukan untuk dicampurkan pada bahan sehingga bukan untuk media print DTG.
      Mungkin sebagai solusi hasil print DTG dapat dilapisi tinta transparan atau top coat agar lebih awet. Bahan-bahan tersebut bisa didapatkan di Sablon.Biz

      Hapus