Cara Sablon Kaos dengan Tinta MT SUPER WHITE

MT SUPER WHITE W-0116 (tinta soft white / imitasi discharge/ discharge) Tinta / binder berb... thumbnail 1 summary

MT SUPER WHITE W-0116
(tinta soft white / imitasi discharge/ discharge)


Tinta / binder berbasis air siap pakai dengan anti sumbat yang tinggi untuk disablon dengan mesin rotary flat bed / rotary otomatis atau hand print.

Tinta ini menghasilkan hasil yang lembut (soft handfeel) apabila disablon dengan screen mesh t77-t120 dan daya tutup yang baik sehingga sangat cocok untuk printing diatas bahan polyester, TC, katun (knit / woven), terutama kain gordin.

Tinta ini bisa disablonkan diatas bahan warna gelap atau muda, selain dari hasil yang lembut, binder ini menghasilkan fastness / daya ikat yang sangat tinggi juga bisa digunakan sebagai pasta campuran pigment discharge printing.

Untuk mendapatkan mt super white w-0116 lebih putih / supaya warna lebih cerah bisa ditambah dengan 10% super white 920, atau bila ingin yang sudah jadi siap pakai namanya mt super white w-0226 (campuran antara w-0116 dan 920)

Packing : 1kg botol dan plastik, 1 gallon refill dan 1 pail isi 18kg
Screen mesh : saatilene dari t49 - t120
Korea dari t120 (t49) - t300 (t120)

Resep sablon normal :
Super white w-0116 95% + pigment color 5% + fixer f 2% = 102%
atau
super white w-0116 90% + super white 920 (supaya hasil sablonan lebih putih) 10% + fixer f 2% = 102%

Resep sablon discharge :
Super white w-0116 100% + lc 26 / odorless (discharge agent) 5% + fixer f 2% = 102%
Atau
Super white w-0116 95% + lc 26 / odorless (discharge agent) 5% + pigment color 5% + fixer f 2% = 107%

Proses :
Sablonkan - keringkan (air dry) - panaskan / hot press 150 derajat celcius - 160 derajat celcius selama 10 detik atau curing dengan oven 135 derajat celcius - 150 derajat celcius selama 3 menit. Bila di curing lanagsung setelah selesai di sablon harus 2x curing

Untuk pemesanan produk silahkan chat via wa/line 081 394 171 489 atau pin bbm 285282b9
Sukses selalu..

Enthin lucas SPS Bandung

20 komentar

  1. Maaf gan ingin tanya..
    Saat proses penggesutan pada kaos warna hitam saya kesulitan untuk menemukan warna putih yg timbul.
    Malah trkadang sring tembus kebelakang.
    Untuk kekentalanny saya kira cukup, sebab saya hanya membri sedikit saja fixer f.
    Mohon pencerahanny gan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinta yang dipakai apa mas? Kalau tinta SW memang sifat tintanya meresap pada kain.
      Tinta SW di atas kalau disablonkan pada kain gelap memang tidak bisa timbul karena meresap dan menghasilkan warna tidak solid, atau bisa juga untuk sablon dengan efek discharge.

      Untuk tinta SW 0116 bisa diberi biang warna atau pigmen putih untuk menghasilkan warna putih, karena meskipun namanya SUPER WHITE bukan berarti tintanya menghasilkan warna "super" putih :)

      Untuk menginginkan sablonan yang menempel pada kain atau timbul cocoknya menggunakan tinta jenis rubber, sebagai referensi bisa membaca link berikut:

      http://www.sablon.info/2015/05/mt-rubber-binder-series-mj-mjw-white.html

      Hapus
    2. Untuk tintanya, memang saya hanya menggunakan tinta sw 0116 saja, jadi itu masih tinta netral ya?? maaf gan maklum masih pemula.hehe..
      Jika dngan penambahan sw 0920 sperti di atas, apa sudah bsa mendapat warna putih yg solid??

      Untuk tingkat kerapatan screen T90 apa sudah ckup baik atau terlalu rapat gan??

      Hapus
    3. Bisa juga mas dengan dicampurtkan SW 920 untuk mendapatkan sablonan warna putih. Untuk penggunaan screen sendiri menurut saya tergantung dari desain yang mau disablonkan mas, T90 menurut saya bagus untuk desain-desain raster, semoga membantu...

      Hapus
  2. tanya mas..
    1. yg dimaksud pigment putih itu tinta pigment warna putih (bukan tinta wrna/biang warna)
    2. pewarna untuk SW itu menggunakan tinta warna/biang warna yg sama dngan pewarna untuk cat Rubber TW, atau beda lagi jenis tinta wrna nya mas??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pigment dalam dunia sablon merupakan istilah yang banyak digunakan untuk menyebut zat pewarna mas, ada juga yang menyebutnya biang warna, dan ada pula yang menyebutnya sendy...

      Untuk pewarna tinta jenis SW bisa menggunakan biang warna mas, sama halnya yang dipakai pada rubber TW dan sebagainya. Nah, yang membedakan adalah kualitas tiap-tiap biang warna untuk mendapatkan hasil/warna yang dikehendaki...

      Hapus
  3. mau nanya mas. kalau tinta superwhite apakah harus pake hotpress?
    terus model tinta apa aja yah yang ga perlu pake hot press tapi bagus.?

    BalasHapus
  4. Semua tinta sablon kaos khususnya jenis rubber dianjurkan untuk di finishing dengan heatpress mas, karena heatpress berfungsi untuk menguatkan rekatan tinta pada kaos, menghaluskan dan menyempurnakan pengeringan.

    Adapun banyak juga sablonner yang pengeringannya tidak menggunakan heatpress melainkan hanya menggunakan hotgun sebagaimana proses sablon biasanya. Dengan itu juga tinta sablon khususnya jenis rubber juga sudah cukup bagus asalkan menggunakan bahan yang bagus pula.

    Nah, intinya disini adalah heatpress berguna untuk meningkatkan kualitas sablonan, bukan sesuatu yang wajib pada proses sablon.

    Semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  5. Apakah tinta sw cocok untuk separasi mas?

    BalasHapus
  6. Tinta SW kurang cocok untuk separasi mas, karena tinta SW bukan tinta transparan sedangkan separasi baiknya menggunakan tinta transparan/clear

    BalasHapus
  7. apakah pemakaian pixer itu penting dalam sw putih Super white w-0116

    BalasHapus
  8. Mungkin ada yang berpendapat penambahan fixer penting, tapi saya sendiri jarang menggunakan mas, asalkan kualitas tinta bagus tanpa fixer selama ini juga awet, termasuk tinta SW.Tinta yang sudah dicampur sengan fixer mempunyai masa kadaluarsa +-3 jam.

    BalasHapus
  9. Klo gesutan brapa x mas dgn hasil yg maximal menggunakan sw?

    BalasHapus
  10. Tinta SW merupakan tinta yang mempunyai karakter meresap, untuk berapa kali gesut tergantung dari karakter sablonan yang dikehendaki, dan atau apakah sablon pada kain terang atau gelap.

    Untuk kain terang mungkin 2x gesut sudah baik, untuk kain gelap mungkin 3x gesut untuk mendapatkan hasil yang lebih mantab :)

    BalasHapus
  11. Saya barusan gesut pakai tinta SW dikain hitam kok sampai 5x baru bagus ya mas ?

    BalasHapus
  12. Untuk di kain hitam memang warna tinta SW kurang solid mas, tp menghasilkan warna yang khas... tinta disesuaikan dengan karakter sablonan yang dikehendaki, kalau ingin mendapatkan hasil sablonan terang pada kain hitam bisa menggunakan tinta seperti Matsui, Yosa, Rubbercon, dll.

    BalasHapus
  13. Mas mau Tanya untuk mendapatkan hasil warna hitam yg solid dengan tinta quaret ala harusndi dasari warna putih tw dlu

    BalasHapus
  14. Saya sendiri jarang memberikan dasaran putih pada sablon mas, kecuali untuk kebutuhan tertentu.
    Mendapatkan warna hitam solid lebih mudah daripada warna lain (menurut saya), adapun beberapa hal yang perlu diketahui:
    1. Gunakan pigmen atau warna yang berkualitas yang mampu menghasilkan warna yang baik.
    2. Kenali karakter tinta, tinta netral biasanya merupakan campuran antara tinta clear/bening dengan sedikit tinta putih. Semakin banyak persentase tinta putih maka memmerlukan lebih banyak pigmen atau pewarna.
    3. Jika menyablon warna hitam pada kain putih atau kain terang lainnya bisa menggunakan tinta clear/bening yang dicampurkan pigmen hitam, hal ini biasanya akan menghasilkan warna solid.

    Jika yang dipakai tinta Quaret Netral atau tinta netral lainnya dapat menggunakan pigmen atau pewarna yang berkualitas untuk menghasilkan warna solid. Jika menggunakan pigmen kurang berkualitas bisa jadi campuran pigmen terlalu banyak untuk mendapatkan warna solid sehingga menurunkan kualitas tinta.

    Semoga bermanfaat...

    BalasHapus
  15. Mas saya nyablon pakai superwhite, di kaon putih trus sablonannya hitam. Tp baru naik beberapa kaos kok bampet yah pigmen hitamnya. Mohon bagi solusinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinta SW seharusnya tidak mudah mampet di screen mas, hal yang perlu diperhatikan:
      Gunakan jenis screen yang sesuai dengan desain misalnya untuk desain berupa blok bisa menggunakan T54 atau T61.
      Cek kembali pigmen hitamnya, apakah pigmen kualitas rendah atau baik.

      Hapus