MT RUBBER BINDER SERIES MJ : MJW (White), MJM (Matt), MJB (Clear) dari MATSUI

MT Rubber Binder Series MJ : MJW (White), MJM (Matt), MJB (Clear) dari MATSUI Karakter tinta me... thumbnail 1 summary


MT Rubber Binder Series MJ : MJW (White), MJM (Matt), MJB (Clear) dari MATSUI

Karakter tinta menimpa di permukaan kain/di atas bahan. Tinta / binder elastis siap pakai berkualitas tinggi untuk menyablon diatas bahan kaos/ kain katun/ TC, tinta ini hasil sablonannya matte finish (tidak mengkilap).

Resep dasar :

  • White MJW 100% + fixer f 2%
  • Matt MJM 95% + bibit warna buat pisah/pecah warna 5% + fixer f 2%
  • Clear MJB 95% + bibit warna buat pecah/pisah warna atau sparasi 5% + fixer f 2%

Proses Sablon:
Sablonkan - keringkan - panaskan hot press 150-160 derajat celcius selama10 detik atau curing dengan oven 135-150 derajat celcius selama 3 menit . Bila di curing langsung setelah selesai sablon harus 2x curing.

Tersedia : 1 kg botol dan plastik refill, 1 gallon isi 4 kg, pail isi 20 kg/ 25 kg

Screen mesh :

  • Saatilene dari italy t49, t55, t62 dan t77
  • Korea t100, t130, t150 dan t200

Catatan :

  • Jenis Rubber matsui : rubber series 601, series mj, series stretch, series 301 dan cube
  • Jenis rubber lokal : True color, mono rubber
  • Tinta yang sudah tercampur dengan fixer f ada masa kadaluarsa 4 jam
  • White berfungsi sebagai dasar/underbase dan sablon langsung di bahan gelap, bila dikasih bibit warna akan jadi warna pastel/muda 
  • Matt/opaque/tw (pertengahan antara white sama clear, karena ada unsur warna putih jadi bila dikasih warna ga akan solid 100% warnanya), buat sablon pecah/ pisah warna di semua warna kaos tanpa dasar
  • Clear/ transparant buat di campur bibit warna khusus disablon dikaos putih, buat pecah/pisah warna dan sparasi, bila di bahan gelap harus didasari dulu tinta putih
Oleh: Enthien Lucas

16 komentar

  1. rubber apa yang pas tuk di campurkan pigmen white atau matt?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rubber White, Matt, dan Clear dapat dicampur dengan pigmen mas, tiap rubber tersebut mempunyai karakter masing-masing apabila dicampur dengan pigmen atau biang warna.

      Rubber White, tanpa dicampur pigmen dapat langsung disablonkan pada kaos dan menghasilkan sablonan warna putih, dan apabila ditambahkan pigmen akan menjadi warna muda. Misal rubber white + pigmen merah akan menjadi warna pink muda, rubber white + pigmen hitam akan menjadi abu muda, dan lain sebagainya.

      Rubber Matt sebelum digunakan memang harus dicampur dengan pigmen untuk menghasilkan warna-warna tertentu, misalkan merah, biru, kuning dan sebagainya.

      Rubber Clear mempunyai sifat bening, bisa digunakan untuk sablon-sablon tertentu, misal sablon separasi, sablon glow in the dark dan sebagainya. Bila cidampur pigmen akan menghasilkan warna solid akan tetapi bisa disablonkan pada kain warna gelap mesti diberi dasaran sablon putih terlebih dulu.

      semoga membantu :)

      Hapus
  2. permisi, masa kedaluarsa 4 jam setelah dicampur fixer f itu gmn maksudnya gan? tidak bisa dipakai lagi atau bgmn? trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mas, ditambahkan fixer pada rubber ditujukan agar sablonan menjadi lebih kuat dan awet. Nah, rubber yang sudah dicampur dengan fixer harus segera disablonkan karena setelah 4 jam rubber yang sudah tercampur dengan fixer tidak layak disablonkan.

      Penggunaan fixer sendiri tidaklah wajib, bila sisa rubber ingin digunakan lagi di lain waktu bisa tidak dicampurkan dengan fixer.

      Hapus
  3. Newbie mau tanya mas, ada ga hitungan perkiraan berapa banyak (gram) sih tinta rubber yang dibutuhkan untuk menyablon selusin kaos (misal sablon ngeblok ukuran A3 tinta putih). Rasanya penting diketahui buat para pemula untuk melatih efisiensi tinta, apalagi misalkan tinta sudah dicampur fixer-f, 4 jam sudah kadaluarsa, kalo sisa kan sayang :) Thx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk kebutuhan tinta sablon selama ini berdasarkan feeling (perkiraan) atas dasar pengalaman mas, kami sendiri belum melakukan pengukuran berat rubber yang dibutuhkan, memang bagus kalau dilakukan pengukuran berat lebih detail. Kami sendiri belum ada patokan2 tertentu, karena kebutuhan tinta tergantung desain dan jumlah timpa.

      Hapus
  4. Agar rubber tidak terlalu keras saat disablon biasanya pake pengencer apa ya yang cocok? apa semacam cairan katalis gitu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mas, cairan katalis tidak untuk dicampurkan pada tinta rubber. Cairan katalis fungsinya untuk memperkuat afdrukan pada screen sablon, cara pakai katalis dengan dioleskan pada afdrukan screen...

      Untuk pengencer tinta rubber ada yang menggunakan cairan binder, ada juga yang menggunakan air biasa. Binder sendiri juga kualitasnya ada yang bagus ada yang biasa... Berdasarkan pengalaman saya binder yang bagus selain bisa mengencerkan juga dapat memperkuat tinta sablon pada kain.

      Hapus
  5. maaf gan kalo gk ada binder emang nya bisa pake air biasa. .

    (rubber white)

    BalasHapus
  6. Memang ada beberapa sablonner yang menggunakan air biasa sebagai pengencer mas, menurut saya bisa asalkan tinta yang digunakan jenis waterbase. Akan tetapi tetap harus memperhatikan takarannya agar tidak menurunkan kualitas tintanya. Kami menyarankan menggunakan air mineral untuk mendapatkan hasil lebih baik daripada air sumur biasa :)

    BalasHapus
  7. Klo tinta rubber white matsui bisa lgsg di sablonkan atau harus di campur air dlu om ?

    BalasHapus
  8. Tinta rubber white dari Matsui bisa langsung disablonkan tanpa perlu menambahkan air mas

    BalasHapus
  9. untuk sablon di kain jersey disarankan menggunakan obat apa?

    BalasHapus
  10. Maksudnya tintanya mas? untuk tinta yang dipakai bisa disesuaikan dengan anggaran produksi. Tapi jk ingin sablonan kuat dan lentur bisa menggunakan tinta rubber strechmatt.

    BalasHapus
  11. apakah ada takaran untuk menambahkan binder?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada takaran khsusu dalam penambahan binder mas, umunya disesuaikan dengan kebutuhan kekentalan tinta rubber...

      Hapus