Bagaimana Supaya dengan Alat Sablon yang Ada Bisa Menghasilkan Karya yang Oke, oleh Kristian Nico

Share di malam hari, rejeki PASKUTUR (Pasukan kurang turu). Kemarin ada yang tanya tentang afdruk ... thumbnail 1 summary

Share di malam hari, rejeki PASKUTUR (Pasukan kurang turu).
Kemarin ada yang tanya tentang afdruk raster, nah ini jawabannya:
Untuk afdruk raster memang di butuhkan beberapa peralatan penunjang yang bagus juga, skill yang kurang oke jika di tunjang dengan perlatan yang oke pasti hasilnya juga oke, skill yang oke di tunjang perlatan yang oke pasti jadinya oke banget (itu menurut pendapat saya pribadi).

Mas Nico (kiri) dan sohibnya Mas Sriyatno (kanan)
Misal ya kita punya file design yang original, dengan output white film, obat afdruk yang bagus, setelah screen di oles lalu di oven, meja afdruk vacum dengan lampu LED, nyemprot afdrukan pakai kompresor, saya rasa LPI 55-70 pun akan mudah kita afdruk asal waktu penyinarannya pas dan penggunaan screen yang benar sesuai dengan frequency halftone yang kita pakai.

Tapi mungkin kita belum bisa membeli semua peralatan penunjang itu kan makanya kita cari gimana supaya dengan alat yang kita miliki sekarang bisa menghasilkan karya yang oke.

Menurut pengalaman saya:
  • Jika kita menggunakan output kertas hvs lebih baik maksimal frequency di 45lines/inch, jika di atas 45 gunakan white film/clear film/ astralon.
  • Penggunaan screen yang sesuai menurut saya, T77(30LPI-40LPI), T90(41LPI-50lpi), T120(51LPI-65LPI)
  • Penggunaan tinta yang sesuai menurut saya, misal design spot colour pakailah tinta yang karakternya solid (karena design spot biasanya tanpa dasaran putih jadi jika kita gunakan tinta transparan warnanya g akan muncul di kain gelap), jika design CMYK atau Simulated colour process gunakan tinta transparan (karena pengertian dari CMYK adalah mencetak warna warna dominan untuk membentuk warna warna baru jadi jika kita pakai tinya solid warna baru tersebut tidak akan muncul dengan maksimal, contohnya jika dengan tinta transparan titik magenta yang tertimpa titik yellow akan menghasilkan warna merah atau orange tergantung seberapa besar titik itu tapi jika kita menggunakan tinta solid titik magenta akan hilang karena tertimpa titik yellow).
  • Waktu exposure/penyinaran yang pas sesuai meja afdruk anda karena setiap meja afdruk akan berbeda beda waktunya karena jarak lampu ke kaca, ketebalan kaca, berapa watt lampu akan mempengaruhi.
  • Pilih warna emulsi/obat afdruk selain warna putih, misal warna ungu, merah, hijau, biru,dll supaya saat penyemprotan akan terlihat mana yang sudah berlubang dan mana yang belum.
  • Belililah kompresor dan spraygun agar tangan tidak capek karena jika kita capek kita tidak dapat fokus.
  • Yang terahkir adalah awali pekerjaan dengan Do'a karena tidak ada sesuatu yang luar biasa terjadi tanpa bantuan Tuhan yang maha Esa.
Tulisan di atas hanya berdasarkan pengalaman saya karena alat penunjang yang baik akan mengahasilkan kerja yang lebih cepat dan tidak memeras tenaga yang begitu banyak, jika ada yang bisa mengafdruk di atas 55LPi dengan output hvs dan semprotan burung berarti beliau adalah seseorang yang hebat.

Mas Nico anda Friends
Semoga ada yang melengkapi segala kekurangan saya ini dan semoga kita selalu di beri kelancaran dalam menyablon.
Amin
Jangan lupa selfie
Disalin dari https://www.facebook.com/profile.php?id=100009956894490

2 komentar

  1. Mas Nico matur suwun sanget sampun bagi ilmunya.. semakin kenal siapa mas Nico, josss dah pokoknya...
    Sablon info update terus info2 sablonnya ya :)

    BalasHapus