Tanya Jawab, Takaran Bahan-bahan Tambahan dalam Tinta Rubber Agar Sablon Kuat dan Awet

Asslamualaikum wr. wb. sore gan, ada yg mau saya tanyakan. saya usaha sablon manual, smentara in... thumbnail 1 summary


Asslamualaikum wr. wb.
sore gan, ada yg mau saya tanyakan.
saya usaha sablon manual, smentara ini menggunakan rubber white & colour. untuk pencampuran pasta dengan bahan-bahan lain seperti fix, binder, printol dan pigment itu takarannya berapa banding berapa ya?
saya udah coba beberapa kali tapi ketika kaos di cuci hasil sablonan masih rusak/hancur.
mohon masukannya gan. terimakasih sebelumnya.
Wassalamualaikum wr.wb.
Oleh: Syukron ma'mun

Jawaban:

Wa'alaikumsalam wr. wb.

Baik mas, akan coba saya jawab berdasarkan pengetahuan dan pengalaman saya...

Penambahan bahan-bahan lain pada tinta rubber memang harus didasarkan pada kebutuhan, Saya sendiri jarang menambahkan bahan seperti fix (apakah yang dimaksud fixer?), printol (anti mampet) jadi kurang bisa menjelaskan secara detail.

Untuk penggunaan binder saya menggunakan binder yang berkualitas seperti YOSA binder, karena yang ada di pasaran memang binder bermacam-macam tipe, dan tipe yang bagus umumnya mempunyai warna putih pekat seperti susu dan apabila kering akan menjadi seperti karet bening yang sangat lentur, binder seperti itu berdasarkan pengalaman saya selain dapat sebagai pengencer juga bisa sebagai penguat dan pelentur rubber.

Dalam penggunaan pigmen atau pewarna saya juga menggunakan pigmen yang berkualitas, pigmen dengan kualitas rendah umumnya membutuhkan komposisi lebih banyak dalam pencampuran pada tinta rubber, nah semakin banyak pigmen yang digunakan maka akan menurunkan kualitas tinta rubber. Dengan menggunakan pigmen berkualitas maka campuran yang sedikit umumnya sudah menghasilkan warna yang baik. Jadi kesimpulannya gunakan pigmen secukupnya (semakin sedikit semakin baik asalkan warna sesuai yang diharapkan).

Ilustrasi tinta rubber warna siap pakai
Kemudian agar sablonan menjadi kuat dan awet tentu ada beberapa faktor yang harus dipenuhi,
pertama dari kualitas tinta itu sendiri, tinta dengan kualitas baik  akan menghasilkan sablonan yang baik pula asalkan penggunaannya yang tepat,
kedua, bahan-bahan tambahan dalam tinta rubber penggunaanya juga harus tepat, hal ini bisa didasarkan pada kualitas bahan tambahan tersebut dan pengalaman berdasarkan penggunaan.
ketiga, salah satu faktor yang mampu meningkatkan kualitas sablon adalah finishing, misalnya dengan mengepress sablonan dengan heatpress (dengan panas yang sesuai) akan mampu menungkatkan kualitas sablonan itu sendiri.

Demikian beberapa jawaban yang dapat saya sampaikan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman saya. Semoga bermanfaat...

Oleh: Bambang Santoso


6 komentar

  1. pigmen yang kualitasnya bagus itu contohnnya merk apa saja mas..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dicoba Pigmen merk YOSA mas... atau bisa konsultasi dengan toko sablon terdekat...

      Hapus
  2. Terimakasih sebelumnya atas jawabannya mas, sangat membantu.
    Iya mas, fix itu mksudnya fix anti luntur dan printol itu cairan anti mampet. Untuk binder saya kurang pham merknya apa cuma trtulis "binder 236 cairan penguat". Warnanya putih pekat spti susu.
    Untuk pigment yg saya gunakan merk furukawa.

    Kemungkinan bahan" yg saya gunakan kurang begitu baik kualitasnya.

    Ditunggu saran selanjutnya mas. Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menjelaskan tentang kualitas bahan memang perlu dilakukan ujicoba dulu mas...

      Hapus
  3. Mas maaf mau tanya
    kalo saat proses sablon kao
    setelah di gesut kaos ikut menempel ke screen dan perlahan terlepas kaya lenket kenapa ya masalahnya apa gesutan kurang menekan atau gi mana mohon masukannya mas..
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hal tersebut biasanya disebabkan karena tinta terlalu kental mas, coba berikan pengencer secukupnya pada tinta. Semoga bermanfaat...

      Hapus