Bagaimana Cara Menentukan Berapa Harga Kaos Sablon ke Pelanggan?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Hai temen-temen pembaca setia Sablon.Info, di kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menentukan harga kaos sablon kepada pelanggan berdasarkan pengalaman saya pribadi. Beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan tentang bagaimana membuat harga dan seterusnya, nah... melalui halaman ini saya akan sedikit bercerita dari pengalaman dan pengetahuan saya..


Tanya Bahan, Jumlah dan Model atau Desain

Banyak calon pelanggan saya yang menanyakan harga tanpa memberikan spesifikasi kaos sablon yang hendak dipesan, maka dari itu menanyakan tentang bahan, jumlah dan desain merupakan hal paling mendasar sebelum kita memberikan harga, dan jika mendapatkan data ukuran kaos akan lebih baik.

Setelah mendapatkan 3 informasi utama di atas baru lakukan kalkulasi sederhana,

Menghitung harga berdasarkan bahan, jumlah dan model/ desain 

Langkah pertama adalah mencari tahu harga bahan kain terkini (uptodate) dari kain kaos yang akan dipesan, Iya.. harus yang terkini dikarena sifat harga kain yang cenderung naik sehingga Anda akan terhindar dari kesalahan dalam pembuatan harga.

Hitung perkiraan kebutuhan kain, dengan begitu akan lebih mudah kita menentukan apakah membeli kain secara eceran /kg atau dalam rol, karena harga kain dalam eceran dan rol mempunyai selisih yang dapat mempengaruhi harga.

Misalnya pesanan berupa 24 kaos sablon model oblong lengan pendek katun combed 20s, 

Berat 1 kg kain combed 20s umumnya menjadi 3 kaos, jadi untuk 24 kaos mesti membeli kain sebanyak 8 kg ditambah kebutuhan rib leher + 50cm. Katakanlah harga kain ecer Rp.105.000/kg, kebutuhan 8 kg ditambah rib leher misalnya Rp.900.000,-

Jadi, kebutuhan biaya bahan untuk 24 kaos katun combed 20s adalah Rp. 900.000,-, jika dibagi jumlah kaos yaitu 24 berati kebutuhan bahan dasar per kaos adalah Rp. 37.500,-

Setelah mendapatkan kebutuhan bahan dasar per kaos tambahkan dengan biaya jahit, misalnya biaya borongan potong kain dan jahit model oblong adalah Rp.5000,- per kaos.

Sehingga didapat harga bahan dasar ditambah dengan biaya jahit per kaosnya adalah Rp.42.500,- (harga belum termasuk sablon).

Hitung dan Ukur Biaya Sablon 

Perhitungan biaya sablon dilihat dari tingkat kesulitan desain dan bahan tinta yang akan digunakan. Bahan tinta digunakan untuk mengukur kebutuhan biaya bahan, sedangkan tingkat kesulitan digunakan untuk mengukur lama pengerjaan, sablon yang dapat dikerjakan selama satu hari tentu dibedakan harganya dengan sablon yang butuh pengerjaannya dua hari.

Misalnya untuk menyablon 24 kaos di atas dengan desain ukuran A3 satu warna membutuhkan bahan tinta rubber 0,5kg beserta bahan lain seperti pigmen, emulsi dll. dianggarkan Rp. 48.000,- Jadi jika dibagi 24 per kaosnya akan dikenai tambahan bahan sablon Rp. 2.000,-

Ukur Biaya untuk Tenaga

Misalkan untuk mengerjakan sablon 24 kaos dibutuhkan waktu 1 hari (dari proses afdruk hingga finishing) dan dapat dikerjakan 1 orang dan gaji harian beserta makan siang misalnya Rp.60.000,- (tiap daerah mempunyai standart masing-masing), maka jika dibagi jumlah kaos yaitu 24, maka per kaosnya akan dikenai tambahan biaya tenaga Rp.2.500,- 
Jika sablon dapat dikerjakan sendiri maka biaya tenaga ini baiknya tetap dihitung dan masuk ke kantong sendiri :)

Jumlahkan dan Tentukan Keuntungan 

Setelah mendapatkan angka-angka di atas lalu dijumlahkan,

Bahan dasar dan jahit per kaos   : Rp. 42.500,-
Bahan sablon per kaos                  : Rp.   2.000,-
Biaya tenaga per kaos                   : Rp.   2.500,-
-------------------------------------------------------------------------- +
Total                                                : Rp. 47.000,-

Angka total sebesar Rp.47.000,- di atas adalah harga modal yang selanjutnya untuk mendapatkan harga jual tambahkan dengan keuntungan yang ingin kita dapatkan. Selanjutnya untuk menentukan harga dapat dihasilkan dari penawaran yang kita berikan atau dengan negosiasi dengan calon pelanggan.

Misalnya kita menentukan harga Rp. 55.000,- per kaos, berarti keuntunganya adalah Rp.8.000,- per kaos dan jika dikalikan 24 keuntungan menjadi Rp. 192.000,- 

Bagaimana, sudah ada gambaran bagaimana cara menentukan berapa harga kaos sablon ke pelanggan? :) 

Angka-angka di atas hanyalah contoh, tiap daerah mempunyai nilai yang berbeda dan tiap waktu harga juga dapat berubah. Tujuan kami hanya memberikan gambaran singkat menentukan harga kaos sablon khususnya bagi pelaku usaha konveksi dan sablon pemula.

Semoga apa yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat, Terima kasih...

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Oleh: Bambang Santoso, ST. 



NB: TUNGGU ARTIKEL MENARIK LAINNYA DI SABLON.INFO

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon